Dalam upaya terus meningkatkan mutu dan kualitas tata kelola pendidikan, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lebak sukses menyelenggarakan agenda Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Empat Tahunan pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan evaluasi komprehensif yang berlangsung khidmat di aula madrasah ini dilaksanakan untuk menilai dan mengukur capaian kinerja Kepala MTsN 1 Lebak, Yaya Mulyadi, selama menakhodai madrasah tersebut.
Kegiatan ini terasa istimewa karena dihadiri secara langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Hairul Umam, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Penilai dalam susunan tim PKKM tahun 2026.
Penilaian empat tahunan ini dilakukan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan berbagai unsur yang saling bersinergi, mulai dari tingkat wilayah, daerah, pengawas, internal pendidik, hingga komite madrasah.
Adapun tim penilai yang turut bertugas di lapangan antara lain Kasi Penmad Kemenag Lebak, Slamet, dan Ketua Pokjawas, Nuryahya. Untuk memastikan objektivitas dari berbagai sudut pandang, penilaian ini melibatkan evaluasi silang dari pihak internal madrasah serta perwakilan masyarakat.
Dari unsur guru, evaluasi diwakili oleh Silvia, Sanjaya, dan Nurulaeni. Perwakilan dari tenaga kependidikan melibatkan Mahfudoh dan Metty Mulyati. Sementara itu, peran serta masyarakat dan wali murid diperkuat melalui kehadiran Rahmat selaku Pengurus Komite Madrasah, yang bertindak aktif mengawal jalannya penilaian dari kacamata kemitraan antara madrasah dan orang tua siswa.
Ada yang berbeda pada penilaian kali ini, proses pemaparan capaian kinerja madrasah disajikan sepenuhnya secara modern melalui presentasi berbasis digitalisasi. Kelancaran visualisasi data dan transformasi digital dalam sidang penilaian ini berhasil disiapkan dengan matang berkat dukungan penuh dari Tim Kerja PKKM yang digawangi oleh Fajar Satria Utama, Widiawati, dan Arip Cahyana.
Dalam arahannya, Kabid Penma Hairul Umam memberikan apresiasi tinggi atas performa tata kelola serta adaptasi teknologi yang ditunjukkan oleh MTsN 1 Lebak. Beliau menekankan bahwa PKKM bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk memetakan mutu pendidikan madrasah secara riil.
"Kami sangat mengapresiasi kesiapan dan capaian kinerja yang ditunjukkan oleh Kepala MTsN 1 Lebak beserta seluruh jajaran. Harapan kami, hasil evaluasi empat tahunan ini menjadi batu loncatan bagi MTsN 1 Lebak untuk terus menaikkan standar mutu pendidikan dan memperkuat inovasi digital dalam pembelajaran. Kami menargetkan MTsN 1 Lebak juga bisa menjelma menjadi madrasah unggulan tingkat MTs, yang lulusannya mampu menjadi penopang dan penyokong utama bagi MAN 1 Lebak yang telah lebih dulu menjadi madrasah unggulan," ujar Umam.
Senada dengan Kabid Penma, Kasi Penmad Kemenag Lebak, Slamet, turut menyampaikan rasa bangga atas kelancaran proses penilaian yang dinilai sangat solid dan penuh keterbukaan. Ia menyoroti substansi penting dari pelaksanaan evaluasi berjenjang ini.
"PKKM ini pada hakikatnya bukan hanya sekadar memotret kinerja kepala madrasah, tetapi juga menilai hierarki kinerja di bawahnya. Kita melihat apakah perencanaan dan program yang disusun sudah ter-deliver dengan baik hingga ke tingkat bawah, serta bagaimana kerja sama tim di dalamnya berjalan," jelas Slamet.
"Sinergi yang ditunjukkan antara kepala madrasah, para guru, tenaga kependidikan, dan komite di MTsN 1 Lebak sangat luar biasa. Kami berharap momentum PKKM ini dapat memotivasi madrasah untuk mempertahankan prestasi yang ada dan terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi melahirkan generasi emas yang kompetitif di Kabupaten Lebak," tambahnya.
PKKM empat tahunan sendiri merupakan instrumen strategis Kementerian Agama untuk memotret kinerja kepala madrasah secara menyeluruh. Penilaian ini mencakup empat komponen utama, antara lain: usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru serta tenaga kependidikan.
Dengan terselenggaranya evaluasi terstruktur ini, diharapkan MTsN 1 Lebak dapat terus meningkatkan tata kelola dan kualitas pendidikannya. Langkah ini sejalan dengan komitmen kuat madrasah untuk mencetak generasi yang sesuai dengan visi utamanya, yakni "Beriman, Berilmu, Berbudaya Lingkungan dan Berbudaya Sehat."
Fajar Satria Utama